Peta Bakat Menuju Ibu Produktif (Syifa Nauval Muftia_NHW 7)
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... Bagaimana kabarnya? Semoga baik dan bahagia... Dan produktif berkarya 😃
Makin semangat di NHW 7 ini, karena alhamdulillah sebagian tugasnya udah pernahga sengaja dicicil... Hihi.
Oke, NHW kali ini intinya membahas tentang produktivitas ibu. Disebutkan juga, bahwa tujuan dari NHW 1 - 7 ini salah satunya, agar ibu bisa memasuki ranah produktif dengan bahagia. Keren ya 😄
Nah, salah satu tahapan awal untuk menjadi produktif, yaitu dengan mengetahui keunggulan dan kekurangan diri. Caranya bisa melalui tes temu bakat yang pernah saya post sebelumnya.
(Baca juga: Memetakan Bakat Dengan TemuBakat.Com)
Tahap berikutnya, kita cocokkan dengan kuadran yang pernah dibahas di NHW 3. Singkatnya, kuadran produktivitas dibagi menjadi 4:
Dan kalau digambarkan dalam diagram kuadran, kira2 bakal terlihat seperti ini.

Nah, mari kita cocokkan antara hasil temu bakat dan kuadran kegiatan produktif :D
Yang saya tandai tebal adalah kuadran yang sesuai dengan visi dan kepribadian saya :)
Makin semangat di NHW 7 ini, karena alhamdulillah sebagian tugasnya udah pernah
Oke, NHW kali ini intinya membahas tentang produktivitas ibu. Disebutkan juga, bahwa tujuan dari NHW 1 - 7 ini salah satunya, agar ibu bisa memasuki ranah produktif dengan bahagia. Keren ya 😄
Nah, salah satu tahapan awal untuk menjadi produktif, yaitu dengan mengetahui keunggulan dan kekurangan diri. Caranya bisa melalui tes temu bakat yang pernah saya post sebelumnya.
(Baca juga: Memetakan Bakat Dengan TemuBakat.Com)
Tahap berikutnya, kita cocokkan dengan kuadran yang pernah dibahas di NHW 3. Singkatnya, kuadran produktivitas dibagi menjadi 4:
- suka dan bisa
- suka tapi tidak bisa
- bisa tapi tidak suka
- tidak suka dan tidak bisa
(Baca juga: Menemukan Jati Diri dan Misi Keluarga (Syifa Nauval Muftia_NHW#3))Dan kalau digambarkan dalam diagram kuadran, kira2 bakal terlihat seperti ini.
Nah, mari kita cocokkan antara hasil temu bakat dan kuadran kegiatan produktif :D
Yang saya tandai tebal adalah kuadran yang sesuai dengan visi dan kepribadian saya :)
Kuadran 1 (Suka - Bisa)
Aktivitas kerja di kuadran 1 adalah aktivitas yang saya
punya potensi untuk bisa melakukannya dengan sangat baik, sekaligus saya
minati. Jika saya mengembangkan peran-peran ini dalam 10.000 jam terbang, maka saya insya
Allah bisa memberikan hasil excellent. Inilah peran spesifik saya, yang juga
berkaitan dengan konteks sebagai ibu dan manajer keluarga di rumah.
Kuadran 2 (Suka – Tidak Bisa)
Kuadran ini saya isi dengan aktivitas yang berwarna kuning.
Artinya saya tidak punya potensi untuk mengerjakan aktivitas itu dengan baik,
tapi saya menyukai aktivitas tersebut. Aktivitas ini tidak perlu didalami dengan serius, karena tidak
akan bisa memberi hasil excellent,
begitu katanya.
Kuadran 3 (Tidak Suka – Bisa)
Kuadran ini berisi
aktivitas yang sebenarnya punya potensi untuk bisa mengerjakan aktivitas ini
dengan baik, tapi saya kurang menyukai aktivitas tersebut. Aktivitas dalam kuadran 3 ini berpeluang untuk didalami, karena saya bisa mengerjakannya, tinggal saya menemukan
konteks tepat untuk menjalaninya jika memang diperlukan.
Kuadran 4 (Tidak Suka – Tidak Bisa)
Kuadran ini berisi
dengan aktivitas yang berwarna abu
dan hitam. Ini adalah aktivitas yang saya tidak bisa sekaligus saya
tidak suka. Ini juga aktivitas-aktivitas yang tidak perlu saya dalami, karena
seberapa keras pun saya berusaha memperbaikinya, tidak akan berubah banyak.
Saya hanya perlu menyiasati sampai memenuhi dua syarat. Selama memenuhi dua syarat ini, maka...
ga apa2 lah ya *tutupmuka.
Syaratnya adalah
:
- Tidak jadi penghambat
- Tidak menciptakan masalah
Oke sip.
Semoga dengan
saya menuliskan seluruh perenungan saya terkait peran peran spesifik saya, saya
jadi mampu mengelola aktivitas saya lebih baik lagi, menuju Bunda Produktif 🙂 . Aamiin.
Komentar
Posting Komentar